Rabu, 12 Maret 2014

RENUNGAN

          Perasaan bisa menjadi pintu masuk untuk mulai mencari pimpinan Tuhan ttg pasangan hidup, tetapi  
          bukan menjadi penentu
Seorang pria yang baik adalah orang yang memberikan kebebasan calon pasangannya menolak atau memutuskan hubungan.

 Wanita yang baik adalah wanita yang mendukung anda untuk hidup kudus, dan dengan sopan dan tegas mengatakan "jangan" ketika anda tergoda untuk berelasi fisik

SUAMI ISTERI



CITRA DIRI PRIA SEJATI


SEPERTI APAKAH PRIA YANG DIPULIHKAN?

NUH
1.       Hidup Pribadinya
Kejadian 6:9
3 ciri kehidupan Nuh
§  Seorang benar
§  tidak bercela
§  Bergaul dengan Allah

2.       Nuh memimpin keluarganya untuk taat kepada Allah dan mengalami keselamatan
Kejadian 7:5-7

3.       Nuh tidak henti memberitakan Firman Tuhan


ABRAHAM
1.       Abraham bertobat dari penyembahan berhala. Yosua 24:2-3

2.       Abraham memimpin keluarganya untuk mentaati Tuhan. Ibr 11:8-10

3.       Abraham memimpin istrinya untuk beriman dan taat kepada Tuhan. Ibr 11:11

4.       Abraham mengasihi Allah lebih dari apapun. Ibr 11;17-19

5.       Abraham memandang kemuliaan sorga lebih dari apa yang di dunia. Ibr 11:16

Kegagalan Abraham
1.       Mengorbankan isteri untuk keselamatannya

2.       Mendengar saran isteri yang membuat tidak meneruskan iman

YUSUF
1.       Karakter : tulus hati, penuh pertimbangan, dan bersekutu dengan Tuhan ( ia mendengar Tuhan bicara ) dan taat. Matius 1:18-20

2.       Ia rendah hati: mengikuti panggilan Tuhan yang diberikan kepada istrinya. Mat 1:24

3.       Ia menjaga isterinya sehingga melahirkan di tempat yang jauh dari rumah. Mat 1:25

4.       Ia memimpin isterinya untuk mentaati Tuhan, mengikuti pimpinan Tuhan. Mat 2:13,19-20

5.       Ia membawa keluarganya taat dan beribadah kepada Tuhan. Lukas 2:21-24, 41-52

BAGAIMANA HIDUP SUAMI, SEBAGAI PRIA SEJATI ?
1.       Meresponi panggilan Allah untuk bertobat

2.       Memiliki hubungan intim dengan Allah
a.                  Waktu yang teratur dengan Tuhan

b.                   Mendengar suara Tuhan

3.       Ia hidup benar di tengah dunia yang kelam

4.       Ia memimpin keluarganya untuk taat dan beribadah kepada Tuhan

5.       Ia membawa keluarganya untuk menyelesaikan panggilan Tuhan

6.       Ia bertanggun jawab atas keluarganya
a.                  Kebutuhan

b.                     Keamanan

7.       Jika mengalami kegagalan : bangkit

8.       Menikmati relasi seksual dengan isterinya
Amsal 14:15-20
Memuaskan diri dengan isterinya

Isteri seperti mata air yang terus membual :
Harus dipelihara


PRIA YANG GAGAL

LOT
1.       Memilih berdasarkan kekayaan dan keindahan, mengabaikan ketaatan. Kejadian 13

2.       Tidak perduli siksaan batin . 2 Pet 2:7

3.       Anak2nya memiliki tatanilai salah : incest.

SAUL
1.       Mencari penghormatan manusia . 1 Samuel 15;29-31

2.       Takut kehilangan kekuasaan. 1 Samuel 18:8-9

SAMSON
1.       Perasaan berkuasa.
a.                   Bermain-main, tidak berpikir
b.       
             Kemarahan, tidak peduli tanggung jawab , isteri ditinggal

2.       Bermain perempuan

3.       Tidak menghormati pengurapan Tuhan


BAGAIMANA HIDUP PARA PRIA YANG GAGAL ?
1.       Mengejar kekayaan, mengabaikan ketaatan

2.       Mengejar penghormatan

3.       Mengejar kekuasaan

4.       Tidak serius menghargai pengurapan
a.                   Hidup bermain2.
b. 
                        Perasaan berkuasa

5.       Dalam hal relasi seksual
Kejadian 37

Tidak memperdulikan ist


SAAT TEDUH

Tanggal 13-03-2014

Bahan Bacaan : 2 Korintus 8:1-7

Memberi adalah kasih karunia

Kebenaran
1. Jemaat Makedonia bukan jemaat kaya, akan tetapi mereka telah memberi melalui Paulus melebihi kemampuan mereka. Hal ini bisa terjadi karena jemaat menganggap bahwa memberi adalah kasih karunia.
Karena itu mereka malah mendesak untuk diijinkan memberi.

Banyak orang yang memiliki memberi sedikit dan itupun didesak-desak untuk memberi. Hal ini terjadi karena orang beranggapan memberi adalah beban. Memberi berarti kehilangan milik, karena itu membuat berduka cita.
Banyak orang harus "diiming-imingi" dengan balasan berkat baru mau memberi.

2. Jemaat Makedonia memberi persembahan pertama-tama kepada Allah , kemudian berdasar kehendak Allah kepada Paulus.
karena pemberian itu satu kasih karunia, maka pemberian itu mula-mula harus ditujukan kepada Allah untuk menghormati Allah. Lalu bertanya kepada Allah kepada siapa Allah hendak memberikan.

Pemberian karena kasih karuia, berarti ketika mendukung seseorang , dia tidak sedang berjasa kepada orang tersebut. Tidak perlu menuntut ucapan terima kasih atau penghargaan. pemberi hanyalah alat dari Allah, dan itu adalah satu anugerah.

Penerapan:
1. Sikap apa yang harus saya bangun ketika memberi?

2. Kepada siapa pemberian itu harus saya berikan? Bagaimana sikap saya saat memberikan persembahan kepada saudara / lembaga tersebut?